DepanPahlawanSejarahHilang

Pahlawan Reformasi Kami:

  • Sondang Hutagalung
    Mahasiswa Universitas Bung Karno tahap akhir yang sedang menyusun skripsi ini akhirnya memperoleh gelar kehormatan dari almamaternya. Pahlawan Reformasi Sondang Hutagalung merelakan dirinya pergi untuk selamanya setelah membakar diri di depan istana negara di Jakarta tgl 7 Desemeber 2011 dan meninggalkan bangsa dan dunia ini untuk selamanya 3 hari kemudian. Selamat jalan sobat, selamat jalan Pahlawanku!

  • Munir Said Thalib
    Seorang pejuang Hak Asasi Manusia sejati. Ia telah menjadi Pahlawan bahkan semasa hidupnya karena ia berani membuka kepada masyarakat tentang peristiwa penculikan dan penghilangan orang sebelum dan pada masa Reformasi. Munir meninggal diracun pada tanggal 7 September 2004 di dalam pesawat ketika dalam perjalanan dari Jakarta menuju ke Amsterdam. Munir telah menjadi Pahlawan bagi bangsa ini, karena tanpa jasa beliau, reformasi belum tentu bergulir. Keberanian Munir mengungkapkan peristiwa penculikan aktivis tak dapat disangkal merupakan salah satu pendorong peristiwa Reformasi di Republik ini. Selamat jalan, Munir! Keharuman namamu mengalahkan pahitnya racun yang pernah bangsa ini telan.

  • Dortheys Hiyo Eluaway
    Tokoh pembela masyarakat Papua, dulu Irian Jaya
    Meninggal dibunuh pada tanggal 11 November 2001, seusai menghadiri peringatan hari Pahlawan Nasional

  • Muhammad Yusuf Rizal
    Mahasiswa FISIP angkatan 1997 Universitas Lampung, Lampung
    Gugur tertembak di depan markas Koramil Kedaton, Lampung, pada tanggal 28 September 1999 saat melakukan unjuk rasa menentang penerapan UU PKB

  • Yun Hap
    Mahasiswa Universitas Indonesia, Jakarta
    Gugur dalam peritiwa Tragedi Semanggi II pada tanggal 23 September 1999

  • Bernardus R Norma Irmawan
    Dikenal sebagai Wawan, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya, Jakarta
    Gugur dalam peristiwa Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998

  • Engkus Kusnadi
    Mahasiswa Universitas Jakarta
    Gugur setelah Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998

  • Heru Sudibyo
    Mahasiswa penyesuaian semester VII Universitas Terbuka, Jakarta
    Gugur setelah Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998

  • Lukman Firdaus
    Pelajar Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) 3 Ciledug, Tangerang
    Gugur setelah memperkuat barisan mahasiswa proreformasi di Jakarta, pada hari Kamis tanggal 12 November 1998 ia terluka berat dan meninggal dunia beberapa hari kemudian

  • Sigit Prasetyo
    Mahasiswa Teknik Sipil YAI Jakarta
    Gugur dalam peristiwa Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998

  • Teddy Wardani Kusuma
    Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Indonesia, Serpong
    Gugur dalam Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998

  • Leonardus Nugroho
    Leonardus Nugroho yang juga dikenal sebagai Gilang, merupakah seorang aktivis pro demokrasi yang merupakan korban penculikan dan ditemukan tewas dengan kondisi luka tembak di Magetan, Jawa Timur pada masa kekacauan sebelum Reformasi (Media Indonesia 23 Juni 2014).

  • Elang Mulya
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998

  • Hafidin Royan
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998

  • Hendriawan Sie
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998
    .
  • Hery Hartanto
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998

  • Moses Gatotkaca
    Masyarakat kelahiran Banjarmasin yang bekerja di Yogyakarta ini menjadi korban kekerasan pada saat terjadi kerusuhan di Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 1998